2026-10-02
Hakikat Lifting ⑤: Pasien yang Paling Puas dengan Sofwave
Artikel penutup seri Sofwave ini membahas tipe kulit yang paling cocok dengan Sofwave, kapan hasilnya terlihat, dan kapan kombinasi perawatan lain perlu dipertimbangkan.

Jadi, siapa sebenarnya yang paling puas setelah menjalani Sofwave?
Halo, saya dr. Cho Young-min.
Hari ini adalah artikel terakhir dari seri Sofwave.
Sejauh ini saya sudah membahas prinsip kerja Sofwave,
mengapa HIFU (ultrasonik terfokus intensitas tinggi) membentuk kolom termal (Thermal Column) di dalam kulit,
apa perbedaannya dengan Ulthera 1.5TD,
serta mengapa hasilnya bisa lebih optimal jika dikombinasikan dengan titanium.
Hari ini, saya ingin menjawab satu pertanyaan yang paling sering saya terima.
“Dokter, kalau saya coba Sofwave, apakah hasilnya akan terlihat bagus?”
Sebenarnya, ini pertanyaan yang sangat bagus.
Itu berarti Anda lebih memikirkan kulit sendiri daripada alatnya.
Dalam praktik sehari-hari, ternyata cukup banyak pasien yang mengatakan hal seperti ini.
“Akhir-akhir ini kalau difoto, saya terlihat lelah.”

“Padahal sudah tidur, tapi katanya saya tetap terlihat lelah...”
“Berat badan saya tidak turun, tapi wajah saya terlihat lesu.”

Pasien yang mengeluhkan hal-hal seperti ini
ternyata cenderung memiliki tingkat kepuasan terhadap Sofwave yang cukup tinggi.
Hal ini karena perubahan seperti ini
bukan sekadar masalah kerutan,
melainkan sering kali menjadi tanda bahwa elastisitas kulit mulai menurun secara perlahan.
Sofwave menggunakan HIFU (ultrasonik terfokus intensitas tinggi)
untuk membentuk beberapa kolom termal (Thermal Column) pada kedalaman sekitar 1,5 mm di lapisan dermis,
lalu merangsang pembentukan kolagen baru melalui stimulasi panas tersebut.

Singkatnya,
bukan membuat kulit baru yang sebelumnya tidak ada,
melainkan membantu kulit yang sudah Anda miliki untuk kembali bekerja dengan baik.
Karena itu, saya biasanya menjelaskan Sofwave sebagai
‘prosedur yang membangkitkan kembali elastisitas kulit’.

Kartun: karakter kecil yang tertidur dibangunkan pusaran energi dari handpiece hingga bersemangat, sementara si wanita terbangun kaget.
Sebaliknya,
jika kulit sudah mengalami kendur cukup parah,
jika bobot pipi sudah turun ke bawah,
atau jika lemak sudah melorot sehingga kontur wajah tidak lagi tegas,
maka Sofwave saja mungkin terasa kurang maksimal.
Dalam kondisi seperti ini, Ulthera terkadang lebih sesuai,
dan ada pula kasus ketika kombinasi dengan titanium memberikan hasil yang jauh lebih baik.
Karena itu, saat konsultasi,
saya tidak langsung membahas alat,
melainkan terlebih dahulu memeriksa penyebab kulit mengendur.
Sebab, solusi yang tepat hanya bisa ditemukan jika penyebabnya sudah jelas.
Kadang saya juga mendapat pertanyaan seperti ini.
“Dokter sendiri suka Sofwave, ya?”
Tentu saya suka.
Namun, yang lebih saya sukai
adalah memberikan Sofwave kepada pasien yang memang cocok dengan prosedur ini.
Sebenarnya, kedua hal ini memiliki perbedaan yang cukup besar.
Dalam konsultasi, ada pasien yang meminta,
“Tolong rekomendasikan satu alat terbaik saja.”
Hmm...
Dengan begitu, saya juga jadi jauh lebih praktis.
Cukup menguasai satu alat saja, kan...^^
Namun, kulit tidak sesederhana itu.
Karena itu, meski sedikit merepotkan,
saya selalu memeriksa kulit terlebih dahulu,
mencari penyebabnya,
baru kemudian memilih alatnya.
Untungnya, klinik kami sudah dilengkapi berbagai perangkat high-end terbaru,
sehingga peluang untuk mendapatkan hasil terbaik menjadi lebih besar!
Lifting bukanlah sihir.
Keesokan paginya saat bercermin,
“Dokter, rasanya saya seperti berusia dua puluh tahun lagi.”
Pasien yang berkata seperti itu...
sampai sekarang saya belum pernah bertemu satu pun.^^
(Kalau ada prosedur seperti itu, saya yang pertama akan membuat janji. Tolong, saya juga mau dong...)
Yang sering terjadi justru, sekitar dua bulan kemudian,
saat membandingkan dengan foto lama,
“Eh, ternyata sudah jauh membaik, ya.”
Banyak sekali pasien yang mengatakan hal seperti itu.
Justru perubahan seperti itulah yang paling saya sukai.
Sedikit demi sedikit,
secara alami,
tidak terlihat mencolok.
Menurut saya, lifting yang baik adalah yang membuat orang di sekitar
lebih sering berkata, “Akhir-akhir ini kelihatan segar, ya,”
dibandingkan bertanya, “Habis perawatan?”
Melalui seri ini,
saya harap Anda bisa lebih mudah memahami Sofwave.
Banyak alat yang bagus.
Ulthera juga bagus,
Thermage juga bagus,
titanium juga bagus,



Sofwave pun bagus.

Namun, saya
lebih mengutamakan hasil yang baik dibandingkan sekadar alat yang bagus.
Pada akhirnya, yang menentukan hasil
bukanlah satu alat saja,
melainkan proses menemukan metode yang sesuai dengan kulit Anda.
Itulah keyakinan saya.
Meski terlihat sedikit berputar-putar,
jalur seperti itu sering kali menjadi jalan tercepat.
Di ruang praktik, saya sudah sangat sering melihat hal ini.
Lagi pula, Anda tahu, kan... kalimat yang sering saya ucapkan.
Lifting itu soal ketelitian dan kepedulian.
Perbedaan harga dengan klinik murahan
sebenarnya mencerminkan nilai dari ketelitian itu sendiri. Mohon jangan lupa, ya.
Terima kasih sudah membaca tulisan yang panjang ini hari ini.
Dengan ini, seri Sofwave saya tutup di sini.
Sampai jumpa di tulisan berikutnya, dengan cerita yang bisa membantu Anda memahami kulit dengan lebih mudah. :)
#청담안즈피부과 #조영민원장 #청담동사나이 #권영신원장 #이진형원장
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kondisi kulit seperti apa yang paling cocok dengan Sofwave?
Sofwave efektif untuk Anda yang elastisitas kulitnya menurun sehingga wajah tampak lelah atau kurang bertenaga. Tingkat kepuasan terhadap Sofwave biasanya tinggi ketika penurunan elastisitas secara menyeluruh membuat penampilan terlihat letih, bukan karena masalah kerutan tertentu.
Bagaimana cara kerja Sofwave?
Sofwave memanfaatkan HIFU (ultrasonik terfokus intensitas tinggi) untuk membentuk kolom termal pada kedalaman sekitar 1,5 mm di dermis. Stimulasi panas di dalam kulit ini membantu kulit Anda sendiri memproduksi kolagen baru.
Apakah Sofwave saja sudah cukup jika kulit atau pipi sudah sangat kendur?
Tidak selalu. Jika kulit sudah sangat kendur, pipi turun, atau kontur wajah berubah karena lemak yang melorot, Sofwave saja mungkin kurang maksimal. Dalam kondisi seperti ini, kombinasi dengan alat seperti Ulthera atau titanium biasanya lebih sesuai.
Kapan hasil Sofwave mulai terlihat?
Perubahan alami biasanya mulai terasa sekitar dua bulan setelah perawatan, bukan langsung setelah tindakan. Seiring waktu, kolagen yang terbentuk membuat elastisitas wajah meningkat secara bertahap dan tidak mencolok.